Selasa, 29 Januari 2019

CARA CEPAT MENGHAFAL KATA


CARA CEPAT MENGHAFAL KATA



Tuliskan 10 kata dan tempelkan di dinding kamar tidur Anda. Pastikan anda membacanya sesering mungkin. ????

Saya tergelitik membaca daftar kata yang ditempel di dinding kamar tidur seorang teman sekitar 20 tahun lalu. Di satu sisi saya sungguh kagum dengan kegigihannya menghafal kata-demi-kata. Di sisi lain, saya merasa kasihan padanya. Bayangkan, dia berjuang menghafal kata yang jumlahnya banyak sekali. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk menguasainya. Apa ada jaminan yang sudah dihafal tidak ‘luntur’?
Ketika ada kesempatan, saya dekati teman saya dan saya beritahu pengalaman pribadi saya dalam menguasai kosa kata dalam bahasa Inggris. Pada kesempatan kali ini saya juga ingin membaginya dengan Anda.
Untuk mudahnya, marilah kita pahami bentuk kata terlebih dahulu. Dilihat dari bentuknya, kata dalam bahasa Inggris dapat dibagi menjadi dua:
  1. Kata Dasar : Yaitu kata-kata yang belum mengalami perubahan:
Contoh: Clear, Large, Danger,
  1. Kata Turunan
Contoh: Clarify, Enlarge, Dangerous
Mengenai kata dasar, kita memang mau tidak mau harus menghafalnya, meskipun tetap ada cara-cara cerdas dan efektif untuk menghafalnya. Yang akan kita amati kali ini adalah kata-kata turunan, yang jumlahnya tak kalah banyak, terutama dengan berkembangnya peradaban manusia melalui perkembangan berbagai ilmu dan pengetahuan. Kita bisa mengenali arti kata turunan melalui BENTUK nya. Bentuk kata-kata turunan cenderung konsisten. Oleh karena itu mudah bagi kita ‘meniru’ (analogi) dan ‘menghubung-hubungkan’ (asosiasi). Artinya, apabila kita tahu bahwa, sebagai contoh, kata BEAUTIFY terbentuk dari kata BEAUTIFY dan akhiran FY maka bisa dianalogikan pada kata-kata lain yang sebentuk. Misalnya, CLARIFY, MODIFY.

A. Analogi
Analogi (Menirukan) adalah cara membentuk kata-kata baru dengan menirukan kata-kata yang sudah ada. Jenis kata-kata tertentu memiliki cirri-ciri  yang khas sehingga kita dapat menirukan dengan megikuti pola-pola pembentukan yang sudah ada.
Contoh:
  1. Akhiran –able artinya dapat, sehingga kita bisa membentuk kata-kata baru: readable, workable, understandable
  2. Akhiran –en atau awalan En- membentuk kata sifat menjadi kata kerja: enable, enlarge, empower, endanger, flatten, whiten

B. Asosiasi
Sementara itu, Asosiasi (Menghubungkan) adalah cara membentuk kata-kata baru dengan menghubungkan suatu kata dengan kata-kata yang pernah ada.
Catatan Penting:
  1. Satu kata (misalnya Kata Sifat) biasanya memiliki hubungan arti maupun bentuk dengan kata-kata lain (Kata Benda, Kata Kerta, Kata Keterangan).
  2. Kalau kita sudah mengetahui suatu bentuk kata tertentu (contoh: Clear), maka tidak sulit memperluas kata-kata tersebut dengan mengikuti rambu-rambu yang relative tetap.
Contoh:  Clear (KS), Clarify (KK), Clarity (KB), Clarification (KB), Clarifiable

c. Makna Kata
    1. Bentuk (Kata Benda, Katas Kerja, Kata Sifat, Kata Keterangan)
    2. Posisi (Subyek, Predikat, Obyek, Keterangan, Modifier)
    3. Konteks (Hubungan satu kata dengan kata lain)
Contoh Analisis:
            Please keep this machine from water.
            You must water the wood beore processing.
            He wants a watermelon.

Ada tiga kata ‘water’.  Bentuknya sama, tapi posisinya berbeda. Posisi menentukan arti. Misal ‘must water’ artinya ‘menyiram’. Selain itu, ‘sanding kata’ juga mempengaruhi arti. Contoh, ‘water + melon’ artinya ‘semangka.’

Bila anda ingin berdiskusi  silakan berkorespondensi ke pintarbahasa@yahoo.com
Supriyono, SH, S.Pd., SE, MM, CM

Minggu, 27 Januari 2019

Penghasilan Penerjemah


Enaknya menjadi penerjemah
Menjadi penerjemah profesional  ternyata mengasyikkan. Kita bisa bekerja darimana saja, dimana saja, kapan saja, dan sambil mengerjakan apa saja. Dan menghasilkan uang! Tak lain, karena penerjemah menyelesaikan pekerjaan penerjemahan atau penterjemahan dengan luwes. Dimulai dari menerima order pekerjaan terjemahan, penerjemah mengandalkan internet, seperti email atau surat elektronik. Saat mengerjakan penerjemahan, penerjemah pun banyak terbantu oleh sumber informasi dan referensi di internet. Mbah Google adalah Kyai yang sangat pandai dan berwawasan luas hehe…Dia nyaris bisa menjawab dengan tepat dan cepat apa saja yang kita tanyakan. Tapi jangan mengandalkan software translation tools ya karena bagaimanapun mereka adalah mesin saja yang tidak bisa menggantikan perasaan dan seni saat menerjemahkan. 
Memang ada beberapa alat bantu terjemahan yang disebut computer assisted translation tools yang berguna saat menerjemahkan, tetapi tidak bisa menggantikan perasaan dan pikiran si penerjemah. Namun, bagaimanapun pekerjaan penerjemahan juga sangat terbantu oleh peranti atau alat bantu penterjemahan seperti Trados dll (meski saya lebih suka tidak menggunakannya). Proses proofreading dan editing pun sangat terbantu oleh Microsoft Word. Tentu saja penerjemah masih harus mengubah dan menambah koreksi agar  hasil terjemahan tepat dan akurat. Yang jelas, paling tidak sebagian besar pekerjaan penyuntingan, tata bahasa, penulisan kata, dan tanda baca sudah dikerjakan oleh computer dan pasangannya, internet. Ketika menerjemahkan, penerjemah bisa menterjemahkan tanpa harus berpakaian resmi. Bisa bercelana pendek atau bahkan berkain sarung. Tidak harus ke kantor. Bisa sambil mengasuh anak, bisa sambil tiduran.

Penghasilan penerjemah?
Penerjemah profesional anggota Himpunan Penerjemah Indonesia http://www.hpi.or.id bisa berpenghasilan sangat cukup (saya tidak mau mengatakan berpenghasilan besar haha….).  Dengan tarip terjemahan sesuai Peraturan Menteri Keuangan  Rp. 200.000,- (duaratus ribu rupiah) tiap halaman kuarto untuk penerjemahan naskah atau penerjemahan buku untuk tiap kuarto dua spasi dengan font Times New Roman 12,  penerjemah profesional bisa menghasilkan 10 lembar sehari. Rp. 2 juta kan? Penghasilan penerjemah bisa lebih besar ketika tarip terjemahannya lebih tinggi. Misalnya penerjemahan dokumen seperti penerjemahan akta kelahiran, penerjemahan surat nikah, penerjemahan surat waris, dan sebagainya. Biasanya tarip penerjemahan  dokumen berkisar Rp. 350.000,- (tiga ratus limapuluh ribu rupiah) atau bahkan lebih.
Selain itu, penerjemah juga bisa mendapatkan ilmu dari naskah-naskah yang dibacanya. Penerjemah kedokteran mau tak mau harus membaca dan memahami jurnal kedokteran atau buku kedokteran. Meski tidak akan menjadi dokter, penerjemah kedokteran menjadi paham anatomi, fisiologi, dan patofisiologi kedokteran.  Penerjemah hukum banyak membaca dan memahami naskah hukum.  Tak heran, penerjemah biasanya berwawasan dan berpengetahuan luas. Maka, semakin panjang pengalaman penterjemahan, semakin pandai dan smart translator.
Nah, dengan keuntungan ganda itu, sepertinya profesi penerjemah memang menjanjikan.
Ingin berbagi pengalaman? Silakan berbagi di pintarbahasa@yahoo.com

Senin, 31 Desember 2018

JASA TERJEMAHAN HUKUM




JASA TERJEMAHAN HUKUM

Penerjemah Hukum Profesional

Jasa terjemahan hukum banyak dibutuhkan oleh notaris, advokat, hakim, jaksa, dan polisi. Mereka memerlukan jasa terjemahan hukum untuk menerjemahkan jurnal hukum, berita acara pemeriksaan, replik, duplik, dan buku hukum.
Jasa penerjemahan hukum sangat penting karena tidak semua notaris, advokat, hakim, jaksa, atau polisi bisa menerjemahkan bahasa hukum dengan baik dan benar. Idealnya seorang penerjemah hukum adalah sarjana hukum sekaligus sarjana bahasa sehingga menguasai bahasa hukum dengan baik dan benar. Penerjemah hukum berpengalaman akan bisa menerjemahkan naskah hukum dengan lebih cepat dan akurat. Biasanya, penerjemah hukum profesional sudah menguasai istilah hukum dengan baik dan benar. Menguasai istilah hukum berperan besar dalam menjaga akurasi hasil terjemahan. Ini karena banyak jargon hukum yang hanya dikenali oleh praktisi hukum atau penerjemah hukum berpengalaman.
Mengapa jasa terjemahan hukum sebaiknya diberikan oleh sarjana hukum yang sekaligus sarjana bahasa? Karena menerjemahkan naskah hukum memerlukan penghayatan substansi hukum, bukan sekedar alih bahasa. Bisa dikatakan, penerjemahan hukum bukan saja menuntut penerjemah menguasai istilah hukum, tetapi juga harus menguasai logika hukum, proses hukum, dan analisis hukum. Sebaiknya  penerjemah hukum menguasai istilah hukum dengan baik dan benar. Istilah hukum atau jargon hukum bisa dikuasai salah astunya dengan terlibat diskusi yang panjang dan mendalam dengan para praktisi hukum seperti notaris, advokat, hakim, jaksa, dan polisi. Bisa juga diperoleh dari pendidikan hukum sekaligus pendidikan bahasa.Penterjemah hukum berpengalaman akan bisa menerjemahkan jurnal hukum dengan sangat mudah, efektif, dan efisien. Penterjemah hukum profesional tidak harus penerjemah tersumpah, karena sejatinya yang dibutuhkan adalah kualitas terjemahan yang baik. Penterjemah tersumpah biasanya dibutuhkan untuk menerjemahkan dokumen resmi saja.
Menerjemahkan naskah hukum harusah akurat karena adanya implikasi yuridis dari kesalahan naskah hukum. Tak heran, saat menerjemahkan naskah hukum, kita harus menguasai substansi hukum selain menguasai bahasa hukum.
pintarbahasa@yahoo.com atau whatsapp 081802770167

JASA TERJEMAHAN KESEHATAN


JASA TERJEMAHAN KESEHATAN

Jasa terjemahan kesehatan banyak dibutuhkan oleh dokter, perawat, bidan, dan rumah sakit. Dokter dan paramedis memerlukan jasa terjemahan kesehatan untuk menerjemahkan jurnal kedokteran, jurnal kesehatan, jurnal keperawatan, jurnal kebidanan, dan artikel kedokteran, artikel kesehatan atau artikel kebidanan lainnya. Sementara itu, rumah sakit membutuhkan jasa terjemahan kesehatan untuk penerjemahan rekam medis, penerjemahan alat kedokteran, penerjemahan proposal kerjasama, atau penerjemahan laporan hasil pemeriksaan.
Jasa penerjemahan kesehatan sangat penting karena tidak semua dokter atau staf rumah sakit bisa menerjemahkan bahasa kedokteran dengan baik dan benar. Penerjemah kesehatan akan menerjemahkan naskah kesehatan dengan lebih cepat dan akurat. Biasanya, penerjemah kesehatan sudah menguasai istilah kesehatan dengan baik dan benar. Menguasai istilah kesehatan berperan besar dalam menjaga akurasi hasil terjemahan. Ini karena banyak jargon kesehatan yang hanya dikenali oleh praktisi kesehatan atau penerjemah kesehatan berpengalaman.
Penerjemahan kesehatan juga menuntut penerjemah kesehatan menguasai istilah kedokteran seperti anatomi, fisiologi, dan patologi. Idealnya jasa terjemahan kesehatan menguasai istilah kesehatan dengan baik dan benar yang dikuasai melalui interaksi dan diskusi yang panjang dan mendalam dengan para praktisi kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, dan manajemen rumah sakit.

Di awal-awal kami mengajar terjemahan bahasa Inggris kesehatan, kami juga mengalami gagap istilah. Misalnya, mestinya kami menyebut ‘atherosclerosis’ tapi salah menjadi ‘arterioclitoris’. Jauh banget kan? Hehe...
Tapi begitulah, kami selalu belajar dari kesalahan. Perlahan tapi pasti, kami menambah kosakata kesehatan atau istilah kesehatan dengan lebih banyak membaca jurnal kesehatan dan mencocokkannya dengan kamus kesehatan. Kemampuan kami menerjemahkan juga semakin baik ketika kami semakin banyak mendapatkan pekerjaan sebagai penerjemah kedokteran di sejumlah fakultas kedokteran. Sekarang, menerjemahkan jurnal kesehatan terasa sangat mudah karena kami sudah bisa menerjemahkan dengan efektif dan efisien. Bahkan sudah direkomendasikan oleh sejumlah guru besar ilmu kesehatan dan kedokteran dari sejumlah fakultas kedokteran universitas ternama seluruh Indonesia.

email pintarbahasa@yahoo.com atau whatsapp 081802770167

Sabtu, 29 Desember 2018

CARA MENGHAFAL KOSAKATA


CARA MENGHAFAL KOSAKATA
Bagaimana cara menghafal kosakata secara mudah? Bagaimana cara belajar bahasa Inggris yang mudah dan menyenangkan? Pertanyaan-pertanyaan ini banyak diajukan oleh mahasiswa bahasa, murid sekolah, maupun masyarakat umum. Secara tradisional, banyak dosen bahasa Inggris atau guru bahasa Inggris menganjurkan mahasiswa atau muridnya untuk menghafal kosa kata dengan membuat daftar kata untuk dihafalkan setiap hari. Saya dulu juga mencatat sepuluh kata di sebuah kertas kecil dan menempelkannya di dinding kamar tidur. Tapi, cara belajar bahasa Inggris seperti itu dianggap kurang efektif. Sampai-sampai ada orang yang frustrasi malah menganjurkan agar kita ‘membakar kamus’, melarutkan abunya dalam air, dan meminum airnya. Gila ya? Haha..
Ada beberapa teknik atau cara menghafal kosakata sebenarnya mudah. Teknik pertama adalah asosiasi. Dengan teknik menghafal kata ini kita bisa melipatgandakan kosakata dengan cepat. Sebagai contoh, karena kita sudah mengetahui kata ‘cantik’ (beautiful), maka kita bisa mengenali kata-kata serumpun ‘kecantikan’ (beauty), ‘mempercantik’ (beautify), ‘dengan cantiknya’ (beautifully), dan ‘ahli kecantikan’ (beautician.
Selain itu, kita juga bisa menghafal kosakata dari satu kata populer saja. Sebagai contoh, kita sudah mengenal ‘put’ (meletakkan). Kita bisa menambah kosakata baru menjadi ‘put on’ (memakai, menyalakan), ‘put off’ (melepas, mematikan), ‘put in’ (memasukkan), ‘put out’ (mengeluarkan), ‘put aside’ (menyingkirkan, menggeser), ‘put up’ (meninggikan, meningkatkan), ‘put down’ (menurunkan), dan ‘put away’ (membuang).
Cara menghafal kosakata berikutnya adalah teknik analogi. Analogi artinya menirukan. Setelah kita tahu arti satu kata dari bentuknya, kita bisa ‘membentuk’ kata-kata baru dengan bentuk serupa. Contoh, karena kita sudah tahu ‘beautify’ artinya ‘mempercantik’ (kata kerja), maka kita bisa mendapatkan ‘modify’ (mengubah bentuk), ‘nullify’ (menihilkan), ‘clarify’ (menjernihkan), ‘purify’ (memurnikan), dan seterusnya. Nyaris tak terbatas.
Contoh lain, karena kita sudah tahu awalan atau akhiran ‘en’ membentuk kata kerja (contoh, ‘enforce’ = menegakkan), maka kita bisa mendapatkan banyak sekali kata baru ‘enlarge’ (memperluas), ‘enable’ (memungkinkan), ‘endanger’ (membahayakan), ‘encourage’ (memberanikan), ‘entitle’ (berjudul), dan seterusnya. Juga, karena kita tahu ‘widen’ adalah memperluas, maka kita langsung tahu bahwa ‘whiten’ adalah ‘memutihkan’, ‘redden’ adalah ‘menjadi merah’, ‘flatten’ adalah ‘meratakan’, dan ‘sharpen’ adalah ‘mengasah’.
Nah, begitulah cara menghafal kosakata yang efektif. Dengan teknik menguasai kosakata ini, kita bisa belajar bahasa Inggris secara mudah dan menyenangkan. 

email: pintarbahasa@yahoo.com 
 

Jumat, 28 Desember 2018

CARA MENYUSUN PROPOSAL SKRIPSI


CARA MENYUSUN PROPOSAL SKRIPSI

Bagi sebagian mahasiswa, menyusun proposal skripsi adalah tugas yang sulit dan membuat putus asa. Bukan saja mereka tidak tahu struktur atau sistematika penyusunan skripsi, tapi mereka bahkan tidak punya gagasan tentang penelitian yang akan dilakukan. Bahkan mereka belum tahu bentuk penelitiannya, misal apakah akan melakukan penelitian normatif hukum atau sosiologis hukum. 
Sebenarnya, menyusun proposal skripsi itu mudah asalkan mahasiswa membaca petunjuk penyusunan proposal skripsi yang diterbitkan oleh kampus (kalau ada) atau mencontoh proposal skripsi yang pernah dibuat senior.  Mungkin anda termasuk orang yang perlu mengingat kembali  struktur dan sistematika proposal skripsi. Disini saya hanya akan khusus membahas penyusunan proposal skripsi hukum terlebih dulu.
Proposal skripsi juga disebut proposal penelitian atau usulan penelitian. Usulan penelitian skripsi atau proposal skripsi terdiri dari bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir dengan jumlah halaman paling banyak 20.
Bagian awal usulan penelitian atau proposal skripsi terdiri dari halaman judul yang memuat Judul, Maksud Usulan Penelitian, lambang Fakultas atau Universitas, Nama dan Nomor Mahasiswa, Instansi yang Dituju, dan Waktu Pengajuan. Judul penelitian haruslah judul yang sudah disetujui oleh pejabat fakultas. Bila diperlukan, boleh digunakan sub judul sepanjang selaras dengan judul. Agar lebih mudah memahami, mahasiswa dianjurkan melihat contoh halaman judul pada usulan penelitian atau proposal skripsi yang pernah dibuat karena bagian ini sangat teknis dan tinggal mencontoh.
Bagaimana dengan judul usulan penelitian atau judul proposal sksipsi? Seberapa panjang judul proposal penelitian atau proposal skripsi? Tidak ada batasan yang baku tentang panjangnya judul proposal skripsi. Seorang profesor dari Universitas Atmajaya dalam suatu Loka Karya yang diadakan oleh KOPERTIS V Yogyakarta mengibaratkan bahwa panjang judul proposal skripsi itu seperti rok perempuan. Cukup panjang untuk menutup aurat, tetapi harus cukup pendek agar terlihat seksi. Nah, anda bisa tafsirkan sendiri ya hehe..
Berikutnya adalah bagian utama. Bagian utama terdiri dari Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Tinjauan Pustaka  atau Landasan Teori, Hipotesis (bila ada), Metode Penelitian, dan Jadwal Penelitian.  Latar belakang masalah adalah uraian yang memuat secara jelas tentang bagaimana suatu masalah terjadi dan akan dicarikan penyelesaiannya dengan dukungan teori atau logika. Penguraian latar belakang masalah ini akan mempermudah perumusan masalah.
Rumusan masalah menyajikan masalah yang telah timbul dan akan dicari penyelesaiannya. Rumusah masalah hendaknya diajukan dalam bentuk kalimat pertanyaan dan/atau kalimat pernyataan yang tegas dan jelas.
Tujuan penelitian meliputi paling sedikit Tujuan Subjektif dan Tujuan Objektif penelitian. Tujuan Subjektif adalah tujuan yang terkait dengan peneliti yaitu untuk menyelesaikan studi pada Fakultas Hukum. Tujuan Objektif adalah tujuan yang hendak dicapai sesuai degan permasalahan yang dirumuskan.
Manfaat penelitian adalah urian tentang manfaat hasil penelitian.  Intinya, penelitian ini harus memberi hasil guna bagi peneliti dan bagi masyarakat.
Tinjauan pustaka memuat uraian singkat tentang teori berupa buku, undang-undang, kamus, jurnal, dan bahan-bahan dari internet untuk menjawab permasalahan yang dirumuskan.
Hipotesis berisi jawaban sementara terhadap permasalahan yang diajukan di dalam perumusan masalah yang masih harus dibuktikan melalui proses penelitian.
Metode penelitian adalah urian tentang cara-cara melaksanakan penelitian, sekurang-kurangnya mengenai sifat penelitian, bahan atau materi penelitian, alat atau teknik pengumpulan data, responden, jalannya penelitian, dan analisa hasil penelitian.
Daftar pustaka berisi tinjauan pustaka yang digunakan dalam penulisan dan atau penelitian dengan urutan buku, peraturan perundang-undangan, kamus, dan bahan dari internet.
Tak kalah pentingnya adalah Kerangka Skripsi. Kerangka skripsi adalah kerangka yang menjadi struktur dan sistematika skripsi yang akan disusun nantinya.
Nah, menyusun proposal skripsi  itu memang membutuhkan ketelatenan dan ketelitian ya. Dan juga butuh kemauan dan semangat yang tinggi supaya tidak mudah patah arang. Tidak mudah putus asa.  Semoga bermanfaat.

TEKNIK MENERJEMAHKAN JURNAL

  Jurnal ilmiah memiliki ciri yang khas, diantaranya menggunakan (a) k osa kata tingi; (b) struktur panjang tapi padat Jargon sesuai...