Senin, 31 Desember 2018

JASA TERJEMAHAN HUKUM




JASA TERJEMAHAN HUKUM

Penerjemah Hukum Profesional

Jasa terjemahan hukum banyak dibutuhkan oleh notaris, advokat, hakim, jaksa, dan polisi. Mereka memerlukan jasa terjemahan hukum untuk menerjemahkan jurnal hukum, berita acara pemeriksaan, replik, duplik, dan buku hukum.
Jasa penerjemahan hukum sangat penting karena tidak semua notaris, advokat, hakim, jaksa, atau polisi bisa menerjemahkan bahasa hukum dengan baik dan benar. Idealnya seorang penerjemah hukum adalah sarjana hukum sekaligus sarjana bahasa sehingga menguasai bahasa hukum dengan baik dan benar. Penerjemah hukum berpengalaman akan bisa menerjemahkan naskah hukum dengan lebih cepat dan akurat. Biasanya, penerjemah hukum profesional sudah menguasai istilah hukum dengan baik dan benar. Menguasai istilah hukum berperan besar dalam menjaga akurasi hasil terjemahan. Ini karena banyak jargon hukum yang hanya dikenali oleh praktisi hukum atau penerjemah hukum berpengalaman.
Mengapa jasa terjemahan hukum sebaiknya diberikan oleh sarjana hukum yang sekaligus sarjana bahasa? Karena menerjemahkan naskah hukum memerlukan penghayatan substansi hukum, bukan sekedar alih bahasa. Bisa dikatakan, penerjemahan hukum bukan saja menuntut penerjemah menguasai istilah hukum, tetapi juga harus menguasai logika hukum, proses hukum, dan analisis hukum. Sebaiknya  penerjemah hukum menguasai istilah hukum dengan baik dan benar. Istilah hukum atau jargon hukum bisa dikuasai salah astunya dengan terlibat diskusi yang panjang dan mendalam dengan para praktisi hukum seperti notaris, advokat, hakim, jaksa, dan polisi. Bisa juga diperoleh dari pendidikan hukum sekaligus pendidikan bahasa.Penterjemah hukum berpengalaman akan bisa menerjemahkan jurnal hukum dengan sangat mudah, efektif, dan efisien. Penterjemah hukum profesional tidak harus penerjemah tersumpah, karena sejatinya yang dibutuhkan adalah kualitas terjemahan yang baik. Penterjemah tersumpah biasanya dibutuhkan untuk menerjemahkan dokumen resmi saja.
Menerjemahkan naskah hukum harusah akurat karena adanya implikasi yuridis dari kesalahan naskah hukum. Tak heran, saat menerjemahkan naskah hukum, kita harus menguasai substansi hukum selain menguasai bahasa hukum.
pintarbahasa@yahoo.com atau whatsapp 081802770167

JASA TERJEMAHAN KESEHATAN


JASA TERJEMAHAN KESEHATAN

Jasa terjemahan kesehatan banyak dibutuhkan oleh dokter, perawat, bidan, dan rumah sakit. Dokter dan paramedis memerlukan jasa terjemahan kesehatan untuk menerjemahkan jurnal kedokteran, jurnal kesehatan, jurnal keperawatan, jurnal kebidanan, dan artikel kedokteran, artikel kesehatan atau artikel kebidanan lainnya. Sementara itu, rumah sakit membutuhkan jasa terjemahan kesehatan untuk penerjemahan rekam medis, penerjemahan alat kedokteran, penerjemahan proposal kerjasama, atau penerjemahan laporan hasil pemeriksaan.
Jasa penerjemahan kesehatan sangat penting karena tidak semua dokter atau staf rumah sakit bisa menerjemahkan bahasa kedokteran dengan baik dan benar. Penerjemah kesehatan akan menerjemahkan naskah kesehatan dengan lebih cepat dan akurat. Biasanya, penerjemah kesehatan sudah menguasai istilah kesehatan dengan baik dan benar. Menguasai istilah kesehatan berperan besar dalam menjaga akurasi hasil terjemahan. Ini karena banyak jargon kesehatan yang hanya dikenali oleh praktisi kesehatan atau penerjemah kesehatan berpengalaman.
Penerjemahan kesehatan juga menuntut penerjemah kesehatan menguasai istilah kedokteran seperti anatomi, fisiologi, dan patologi. Idealnya jasa terjemahan kesehatan menguasai istilah kesehatan dengan baik dan benar yang dikuasai melalui interaksi dan diskusi yang panjang dan mendalam dengan para praktisi kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, dan manajemen rumah sakit.

Di awal-awal kami mengajar terjemahan bahasa Inggris kesehatan, kami juga mengalami gagap istilah. Misalnya, mestinya kami menyebut ‘atherosclerosis’ tapi salah menjadi ‘arterioclitoris’. Jauh banget kan? Hehe...
Tapi begitulah, kami selalu belajar dari kesalahan. Perlahan tapi pasti, kami menambah kosakata kesehatan atau istilah kesehatan dengan lebih banyak membaca jurnal kesehatan dan mencocokkannya dengan kamus kesehatan. Kemampuan kami menerjemahkan juga semakin baik ketika kami semakin banyak mendapatkan pekerjaan sebagai penerjemah kedokteran di sejumlah fakultas kedokteran. Sekarang, menerjemahkan jurnal kesehatan terasa sangat mudah karena kami sudah bisa menerjemahkan dengan efektif dan efisien. Bahkan sudah direkomendasikan oleh sejumlah guru besar ilmu kesehatan dan kedokteran dari sejumlah fakultas kedokteran universitas ternama seluruh Indonesia.

email pintarbahasa@yahoo.com atau whatsapp 081802770167

Sabtu, 29 Desember 2018

CARA MENGHAFAL KOSAKATA


CARA MENGHAFAL KOSAKATA
Bagaimana cara menghafal kosakata secara mudah? Bagaimana cara belajar bahasa Inggris yang mudah dan menyenangkan? Pertanyaan-pertanyaan ini banyak diajukan oleh mahasiswa bahasa, murid sekolah, maupun masyarakat umum. Secara tradisional, banyak dosen bahasa Inggris atau guru bahasa Inggris menganjurkan mahasiswa atau muridnya untuk menghafal kosa kata dengan membuat daftar kata untuk dihafalkan setiap hari. Saya dulu juga mencatat sepuluh kata di sebuah kertas kecil dan menempelkannya di dinding kamar tidur. Tapi, cara belajar bahasa Inggris seperti itu dianggap kurang efektif. Sampai-sampai ada orang yang frustrasi malah menganjurkan agar kita ‘membakar kamus’, melarutkan abunya dalam air, dan meminum airnya. Gila ya? Haha..
Ada beberapa teknik atau cara menghafal kosakata sebenarnya mudah. Teknik pertama adalah asosiasi. Dengan teknik menghafal kata ini kita bisa melipatgandakan kosakata dengan cepat. Sebagai contoh, karena kita sudah mengetahui kata ‘cantik’ (beautiful), maka kita bisa mengenali kata-kata serumpun ‘kecantikan’ (beauty), ‘mempercantik’ (beautify), ‘dengan cantiknya’ (beautifully), dan ‘ahli kecantikan’ (beautician.
Selain itu, kita juga bisa menghafal kosakata dari satu kata populer saja. Sebagai contoh, kita sudah mengenal ‘put’ (meletakkan). Kita bisa menambah kosakata baru menjadi ‘put on’ (memakai, menyalakan), ‘put off’ (melepas, mematikan), ‘put in’ (memasukkan), ‘put out’ (mengeluarkan), ‘put aside’ (menyingkirkan, menggeser), ‘put up’ (meninggikan, meningkatkan), ‘put down’ (menurunkan), dan ‘put away’ (membuang).
Cara menghafal kosakata berikutnya adalah teknik analogi. Analogi artinya menirukan. Setelah kita tahu arti satu kata dari bentuknya, kita bisa ‘membentuk’ kata-kata baru dengan bentuk serupa. Contoh, karena kita sudah tahu ‘beautify’ artinya ‘mempercantik’ (kata kerja), maka kita bisa mendapatkan ‘modify’ (mengubah bentuk), ‘nullify’ (menihilkan), ‘clarify’ (menjernihkan), ‘purify’ (memurnikan), dan seterusnya. Nyaris tak terbatas.
Contoh lain, karena kita sudah tahu awalan atau akhiran ‘en’ membentuk kata kerja (contoh, ‘enforce’ = menegakkan), maka kita bisa mendapatkan banyak sekali kata baru ‘enlarge’ (memperluas), ‘enable’ (memungkinkan), ‘endanger’ (membahayakan), ‘encourage’ (memberanikan), ‘entitle’ (berjudul), dan seterusnya. Juga, karena kita tahu ‘widen’ adalah memperluas, maka kita langsung tahu bahwa ‘whiten’ adalah ‘memutihkan’, ‘redden’ adalah ‘menjadi merah’, ‘flatten’ adalah ‘meratakan’, dan ‘sharpen’ adalah ‘mengasah’.
Nah, begitulah cara menghafal kosakata yang efektif. Dengan teknik menguasai kosakata ini, kita bisa belajar bahasa Inggris secara mudah dan menyenangkan. 

email: pintarbahasa@yahoo.com 
 

Jumat, 28 Desember 2018

CARA MENYUSUN PROPOSAL SKRIPSI


CARA MENYUSUN PROPOSAL SKRIPSI

Bagi sebagian mahasiswa, menyusun proposal skripsi adalah tugas yang sulit dan membuat putus asa. Bukan saja mereka tidak tahu struktur atau sistematika penyusunan skripsi, tapi mereka bahkan tidak punya gagasan tentang penelitian yang akan dilakukan. Bahkan mereka belum tahu bentuk penelitiannya, misal apakah akan melakukan penelitian normatif hukum atau sosiologis hukum. 
Sebenarnya, menyusun proposal skripsi itu mudah asalkan mahasiswa membaca petunjuk penyusunan proposal skripsi yang diterbitkan oleh kampus (kalau ada) atau mencontoh proposal skripsi yang pernah dibuat senior.  Mungkin anda termasuk orang yang perlu mengingat kembali  struktur dan sistematika proposal skripsi. Disini saya hanya akan khusus membahas penyusunan proposal skripsi hukum terlebih dulu.
Proposal skripsi juga disebut proposal penelitian atau usulan penelitian. Usulan penelitian skripsi atau proposal skripsi terdiri dari bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir dengan jumlah halaman paling banyak 20.
Bagian awal usulan penelitian atau proposal skripsi terdiri dari halaman judul yang memuat Judul, Maksud Usulan Penelitian, lambang Fakultas atau Universitas, Nama dan Nomor Mahasiswa, Instansi yang Dituju, dan Waktu Pengajuan. Judul penelitian haruslah judul yang sudah disetujui oleh pejabat fakultas. Bila diperlukan, boleh digunakan sub judul sepanjang selaras dengan judul. Agar lebih mudah memahami, mahasiswa dianjurkan melihat contoh halaman judul pada usulan penelitian atau proposal skripsi yang pernah dibuat karena bagian ini sangat teknis dan tinggal mencontoh.
Bagaimana dengan judul usulan penelitian atau judul proposal sksipsi? Seberapa panjang judul proposal penelitian atau proposal skripsi? Tidak ada batasan yang baku tentang panjangnya judul proposal skripsi. Seorang profesor dari Universitas Atmajaya dalam suatu Loka Karya yang diadakan oleh KOPERTIS V Yogyakarta mengibaratkan bahwa panjang judul proposal skripsi itu seperti rok perempuan. Cukup panjang untuk menutup aurat, tetapi harus cukup pendek agar terlihat seksi. Nah, anda bisa tafsirkan sendiri ya hehe..
Berikutnya adalah bagian utama. Bagian utama terdiri dari Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Tinjauan Pustaka  atau Landasan Teori, Hipotesis (bila ada), Metode Penelitian, dan Jadwal Penelitian.  Latar belakang masalah adalah uraian yang memuat secara jelas tentang bagaimana suatu masalah terjadi dan akan dicarikan penyelesaiannya dengan dukungan teori atau logika. Penguraian latar belakang masalah ini akan mempermudah perumusan masalah.
Rumusan masalah menyajikan masalah yang telah timbul dan akan dicari penyelesaiannya. Rumusah masalah hendaknya diajukan dalam bentuk kalimat pertanyaan dan/atau kalimat pernyataan yang tegas dan jelas.
Tujuan penelitian meliputi paling sedikit Tujuan Subjektif dan Tujuan Objektif penelitian. Tujuan Subjektif adalah tujuan yang terkait dengan peneliti yaitu untuk menyelesaikan studi pada Fakultas Hukum. Tujuan Objektif adalah tujuan yang hendak dicapai sesuai degan permasalahan yang dirumuskan.
Manfaat penelitian adalah urian tentang manfaat hasil penelitian.  Intinya, penelitian ini harus memberi hasil guna bagi peneliti dan bagi masyarakat.
Tinjauan pustaka memuat uraian singkat tentang teori berupa buku, undang-undang, kamus, jurnal, dan bahan-bahan dari internet untuk menjawab permasalahan yang dirumuskan.
Hipotesis berisi jawaban sementara terhadap permasalahan yang diajukan di dalam perumusan masalah yang masih harus dibuktikan melalui proses penelitian.
Metode penelitian adalah urian tentang cara-cara melaksanakan penelitian, sekurang-kurangnya mengenai sifat penelitian, bahan atau materi penelitian, alat atau teknik pengumpulan data, responden, jalannya penelitian, dan analisa hasil penelitian.
Daftar pustaka berisi tinjauan pustaka yang digunakan dalam penulisan dan atau penelitian dengan urutan buku, peraturan perundang-undangan, kamus, dan bahan dari internet.
Tak kalah pentingnya adalah Kerangka Skripsi. Kerangka skripsi adalah kerangka yang menjadi struktur dan sistematika skripsi yang akan disusun nantinya.
Nah, menyusun proposal skripsi  itu memang membutuhkan ketelatenan dan ketelitian ya. Dan juga butuh kemauan dan semangat yang tinggi supaya tidak mudah patah arang. Tidak mudah putus asa.  Semoga bermanfaat.

CARA MEMBACA CEPAT DAN EFISIEN




CARA MEMBACA CEPAT DAN EFISIEN

Bagaimana cara membaca cepat dan efisien? Kita mungkin sudah membaca cepat tetapi tidak bisa membaca efisien. Apalagi membaca artikel bahasa Inggris yang susunannya terbalik-balik ya. Saat membaca artikel bahasa Inggris kita harus mengenali strukturnya agar bisa menguraikannya. Struktur bahasa Inggris sama seperti struktur bahasa Indonesia. Ada subjek, predikat, objek, dan keterangan. Yang menjadi masalah adalah bila, misalnya, subjeknya berupa frasa atau klausa. Subjek kalimat yang berupa frasa kata benda terdiri dari satu kata inti dan satu (atau lebih) kata penjelas. Saat membaca, kita harus mengenali kata inti dari frasa kata benda itu. Yang pasti, kata inti subjek pasti kata benda, sedangkan kata-kata lain seperti kata kerja, kata sifat, kata keterangan hanya sebagai penjelas. Contoh, dalam subjek “The brightly shining stars seen from here” kalimat intinya adalah ‘stars’. Jadi inti subjek adalah ‘bintang-bintang’. Kata-kata lain yang menyertainya berubah fungsi menjadi ‘kata keadaan’ yang berciri awalan ‘yang’ (yang bersinar...yang terlihat).
Agar bisa membaca cepat dan efisien kita harus selalu tahu kata inti dari setiap unsur kalimat. Mudah kok. Kata inti subjek dan objek adalah kata benda dan kata inti predikat adalah kata kerja. sementara itu, kata inti keterangan adalah kata keterangan dengan urutan ‘cara’, ‘tempat’, dan ‘waktu’.  Contoh kalimat kompleks “The crowd on the street might have been helping a traffic accident victim” bisa disederhanakan menjadi “crowd help victim”. Terjemahannya “kerumunan menolong korban”. Kalimat sederhana itu diperjelas. Kerumunan yang mana? Kerumunan di jalan. Kapan menolongnya? Hingga saat ini masih berlangsung. Korban apa? Korban kecelakaan lalu lintas.
Umumnya, struktur kalimat bahasa Inggris adalah urut dan runtut. Artinya, dimulai dari subjek, predikat, baru objek. Tentu saja kata keterangan bisa di awal, di tengah, atau di akhir kalimat. Benar, ada struktur kalimat tertentu yang terbalik (inversi), tidak lengkap (elipsis), dan tidak sinkron (bersyarat). Tetapi struktur frasa bahasa Inggris bisa tidak urut dan tidak runtut. Kadang terbalik-balik. Namun, kita bisa tetap mudah mengenali kata inti sebuah frasa, yaitu kata benda untuk subjek dan objek dan kata kerja untuk predikat. Seberapa pun panjangnya frasa, kata inti subjek selalu kata benda. Begitu pula predikat.



TEKNIK MENERJEMAHKAN JURNAL

  Jurnal ilmiah memiliki ciri yang khas, diantaranya menggunakan (a) k osa kata tingi; (b) struktur panjang tapi padat Jargon sesuai...