Minggu, 26 Juli 2020

CARA MENULIS YANG BAIK DAN BENAR



Bagaimana cara menulis yang baik dan benar? Apakah ada teknik menulis cepat? Pertanyaan yang jawabannya gampang-gampang susah. Gampang karena ada teknik menulis yang efektif, tetapi susah juga karena tidak bisa seperti main sulap hehe...
Saat menulis, kalimat anda sebaiknya urut. Artinya, kalimat harus menyatakan ‘siapa melakukan apa’. Jangan terbalik, kecuali anda memang sengaja ingin menulis kalimat inversi. Keruntutan  struktur ini bukan saja memudahkan penulisan artikel, tetapi juga memperjelas logika bahasa. Kalimat “Terimakasih anda sudah membayar sebelum diminum” bukan kalimat yang bagus. Tidak jelas “siapa melakukan apa.” Agar jelas, anda harus menulis “Terimakasih anda sudah membayar sebelum meminumnya.” Meminum adalah konsekuensi dari sudah membayar. Ada korelasi antara “kita membayar” dan “kita meminum”. Bukan “kita membayar” dan “kita diminum.” Semoga tidak sulit dimengerti.
Menulis yang baik dan benar butuh latihan  dan kecermatan. Kita tidak boleh  mengabaikan logika bahasa. Janganlah kita berkata: “Ah yang penting kan bisa dimengerti!” Memang, meski salah, struktur kalimat tertentu tetap bisa mudah dipahami. Tetapi struktur kalimat yang baik akan membuat maksud kalimat menjadi lebih mudah dipahami dan tidak terjadi miskomunikasi.
Dalam kalimat “Setelah makan pagi, mobil dipanaskan.” Sekilas kalimat ini baik-baik saja. Tetapi orang yang pandai menulis efektif akan merasa janggal. Kalimat yang logis mestinya tertulis “Setelah makan pagi, dia memanaskan mobil.” Saya sarapan dulu baru memanaskan mobil. Bukan mobilnya sarapan dulu baru dipanaskan. Hehe... terkesan mengada-ada ya? Tidak kok...
Menulis yang efektif juga tidak boleh berlebihan. “Istri Pak Joko dia seorang dokter.” Kalimat ini mestinya ditulis “Istri Pak Joko seorang dokter.” Menulis yang efisien perlu dilatih. Kalimat “Istri Pak Joko profesinya adalah seorang dokter” bisa ditulis menjadi “Profesi istri Pak Joko adalah dokter.”
Nah, sekarang anda sudah tahu cara menulis yang baik. Semoga anda bisa menulis dengan efektif dan efisien agar menghasilkan tulisan yang menarik. Tulisan yang menarik adalah tulisan yang mudah dipahami, tulisan yang berbobot, dan tulisan yang enak dibaca.
Supriyono, SH, S.Pd., SE, MM, CM
Studio Gaya Bahasa

Senin, 20 Juli 2020

PENYELARASAN TATA BAHASA



Berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan bahasa Inggris sangatlah mudah bila kita menguasai dua hal pokok, yaitu (1) aspek bahasa, dan (2) aspek substansi. Secara garis besar, aspek bahasa meliputi (a) struktur dan bangunan kalimat, (b) diksi atau pengertian kata. Perbedaan struktur bahasa  ibu (Indonesia) dan bahasa asing (Inggris) akan menyulitkan dalam mengurai kalimat.  Karena kalimat dalam bahasa Inggris mengakui strukur Menerangkan-Diterangkan (MD), sedangkan bahasa Indonesia hampir konsisten menggunakan strukur Diterangkan-Menerangkan (DM), kita sering kesulitan dalam mengurutkan kata yang hendak diterjemahkan. Apakah kita akan membaca (menerjemahkan) dari depan, dari tengah, atau dari belakang?
Agar kita bisa mudah membaca atau menerjemahkan, perhatikan catatan berikut ini:
  1. Bayangkan bahwa  struktur bahasa Inggris adalah URUT (sama seperti bahasa Indonesia), yaitu dibaca dari depan ke belakang;
  2. Anda baru berpikir struktur TERBALIK (inversI) ketika menjumpai KATA MAJEMUK, yaitu dua kata atau lebih yang mewakili satu hal atau benda saja. Sebagai contoh,  meski terdiri dari dua kata ‘meja kayu’ adalah sebuah benda saja, bukan seonggok kayu dan sebentuk meja. Maka, strukturnya dibalik: ‘wooden table’;
  3. KATA MAJEMUK pun akan tertulis URUT  dan tidak dibalik, bila memiliki ciri-ciri yang berikut ini:
·         Menerangkan Nama dan / atau Jabatan. Contoh: Former Prime Minister Abdullah Badawi (dibaca urut, Mantan Perdana Menteri Abdullah Badawi);
·         Menerangkan urutan. Contoh: Book 1, Page 2, World War II , Room 301
·         Menerangkan jenis. Contoh: Vitamin C, Type B, Group D
·         Menggunakan kata depan (preposisi). Contoh: Woman in red; University of Gadjah Mada (bila tidak menggunakan kata depan ‘of’ akan tertulis Gadjah Mada University.

Selain itu, langkah kedua yang perlu anda kenali adalah ‘bentuk waktu’ atau lebih dikenal dengan tenses. Perhatikan ilustrasi berikut ini:
·         My grandmother was very beautiful.
·         I have always been in contact with him.
Meski kata ‘WAS’ punya arti yang sama dengan ‘IS’ atau ‘AM’, yang bisa berarti ‘ADALAH’  tapi punya makna yang berbeda. Percayakah Anda bila dipahami begini: ‘Nenek saya sangat cantik’.  Apa iya, nenek masih cantik. Mestinya dipahami begini: “Nenek saya dulunya cantik.”.
Demikian pula dengan kalimat kedua. Sebagian dari kita sering terpaku pada pengertian kaku dari kata ‘HAVE’ dan ‘BEEN’ dan memahaminya sebaai ‘TELAH BERADA’. Kalimat tersebut lebih tepat dipahami menjadi: “Saya selama ini (dari dulu / hingga kini) selalu berhubungan dengan dia.

Supriyono, SH, S.Pd., SE, MM, CM
Email: pintarbahawa@yahoo.com
081802770167

Jumat, 26 Juni 2020

CARA MENERJEMAHKAN YANG BENAR



Untuk bisa menerjemahkan dengan benar, minimal kita harus memperhatikan kesepadanan kata dan penyelarasan tata bahasa.  Kata yang sepadan adalah kata yang bisa menyampaikan maksud yang sama.  Sebagai contoh, kata ‘glass’ harus diterjemahkan menjadi ‘gelas’ dalam konteks ‘a glass of coffee’, atau ‘kaca’ dalam konteks ‘window glass’.  Kata ‘smoke’ diterjemahkan menjadi ‘asap’ dalam struktur ‘the forest fire resulted in heavy smoke’ atau diterjemahkan ‘merokok’ dalam struktur ‘he smokes two packs of cigarettes a day’.
Penerjemahan yang benar juga harus menyelaraskan tata bahasa. Saat menerjemahkan kata, frasa, kalimat Bahasa Inggris yang menganut struktur ‘Menerangkan-Diterangkan’ (expensive car, pretty woman, rich countries) tata bahasanya harus diselaraskan dengan bahasa Indonesia yang menganut pola ‘Diterangkan-Menerangkan’ (mobil yang mahal, perempuan yang cantik, dan negara-negara yang kaya). Selain itu, Bahasa Inggris mengenal ‘gerund’ (kata kerja berbentuk ‘ing’ sebagai kata benda), sedangkan bahasa Indonesia tidak mengenalnya.  Maka, saat kita menerjemahkan bahasa Indonesia ‘belajar bahasa Inggris itu menyenangkan’ kita harus menuliskan ‘Learning English is exciting’. ‘Belajar’ sejatinya adalah kata kerja. Tetapi karena berfungsi sebagai subjek, maka kata ‘belajar’ harus dibendakan dengan mengubahnya menjadi ‘learning’.  Begitu pula dalam  judul karangan ‘a visit to grandmother’.  ‘A visit’ adalah kata benda, tetapi dalam bahasa Indonesia lebih pas diterjemahkan sebagai kata kerja ‘mengunjungi’. Maka judul itu lebih tepat diterjemahkan ‘mengunjungi nenek’.
Selain itu, penyelarasan tata bahasa diperlukan karena bahasa Inggris mengenal tenses, dan sebaliknya bahasa Indonesia. Maka kalimat ‘my grandmother was very beautiful’ lebih tepat diterjemahkan ‘nenek saya dulu cantik sekali’. Penambahan kata ‘dulu’ menjelaskan bahwa kondisi itu berlaku di masa lalu, bukan masa kini.  Perlu diperhatikan pula bahwa sesuatu yang terjadi sebagai suatu kebiasaan kadang terasa mirip dengan yang baru terjadi di saat ini saja. Ketika kita ingin mengatakan ‘pegawai bank itu memakai seragam putih’ maka kita bisa katakan ‘the bank employees wear white uniform’ (bila yang dimaksud setiap hari berseragam putih) atau ‘the bank employees are wearing white uniform  (bila hanya saat ini saja memakainya, misalnya dalam rangka menyambut kedatangan menteri).
Semoga bermanfaat.
Supriyono, SH, S.Pd., SE, MM, CM
Email:pintarbahasa@yahoo.com

Kamis, 25 Juni 2020

OXYMORONE

Oxymorone adalah penggunaan dua kata yang bertentangan artinya dalam satu kesatuan. Oxymorone digunakan untuk memberi kesan dramatis pada suasana tertentu, atau menguatkan Sebagai contoh: frasa 'liquid gas' (gas cair) terdiri dari dua kata yang saling berlawanan. Cair atau gas? Contoh lainnya adalah 'open secret' (rahasia yang sudah diketahui umum). Bagaimana bisa disebut rahasia ketika sudah diketahui umum? Terus masih ada 'jumbo shrimp' (udang kecil berukuran besar?), yang biasanya disebut 'lobster'. Ada juga, 'awfully nice' (sangat menyenangkan). Aneh kan, karena kata 'awfully' berkonotasi negatif. Dalam karya sastra kita bisa temukan 'deafening silence' (keheningan yang memekakkan telinga) dan di dunia entertainment ada 'confirmed rumor' (kabar burung yang sudah dipastikan kebenarannya). Bagaimana 'old news', 'exact estimate', dan 'paid volunteer'?

Supriyono, SH, S.Pd., SE, MM, CM
https://pintarbahasa.blogspot.com

Sabtu, 28 Maret 2020

ARTI PERBUATAN MELAWAN HUKUM



Perbuatan melawan hukum dalam Bahasa Belanda disebut onrechmatige daad sedangkan dalam Bahasa Inggris (Anglosaxon) disebut tort yang berasal dari kata latin torquere atau tortus  dalam bahasa Perancis. Kata tort sendiri setara dengan kata wrong (Bahasa Inggris) atau wrung (Bahasa Perancis) yang berarti kesalahan atau kerugian (injury).  Dalam bidang hukum perdata, kata tort dipakai untuk merujuk pada kesalahan perdata (civil wrong) selainyang timbul dari wanprestasi kontrak.
Dalam ilmu hukum dikenal 3 (tiga) bentuk perbuatan melawan hukum (PMH) yaitu PMH karena kesengajaan, PMH tanpa kesalahan (tanpa kesengajaan maupun kelalaian), dan PMH karena kelalaian.
Maka, kemudian timbul tanggung jawab hukum dengan unsur kesalahan (kesengajaan dan kelalaian), dengan unsur kesalahan khususnya unsur kelalaian, dan dengan tanggungjawab mutlak tanpa kesalahan yang masing-masing diatur di Pasal 1365, 1366, dan 1367 KUH Perdata.

Yogyakarta, 28 Maret 2020
Supriyono, SH, S.Pd., SE, MM, CM

TEKNIK MENERJEMAHKAN JURNAL

  Jurnal ilmiah memiliki ciri yang khas, diantaranya menggunakan (a) k osa kata tingi; (b) struktur panjang tapi padat Jargon sesuai...